: :

Jangan Beli Jarum Malam-Malam! Ini Penjelasan Mitos Kepercayaan Toko Kelontong di Banyuwangi


mitos larangan beli jarum dan paku
Ilustrasi jarum. Mitos larangan membeli jarum dan paku di Banyuwangi

RADAR TEGAL – Bicara soal mitos, salah satu daerah di Jawa Timur, yaitu Banyuwangi, punya salah satu mitos unik. Mitos ini jadi pegangan toko-toko khususnya toko kelontong, yaitu mitos larangan membeli jarum atau paku di malam hari.

Kabarnya, karena adanya mitos ini, para penjual di toko-toko akan menolak pembeli yang karena adanya mitos larangan membeli jarum atau paku di malam hari. Mereka akan menolak permintaan pembeli, mau apapun alasannya. Bagaimana bisa mitos ini sampai berkembang di Banyuwangi?

BACA JUGA: Mitos Daerah Ini Unik! Seputar Larangan Makan Angsa di Banyumas

Praktek ilmu hitam dan santet

Ternyata, mitos larangan membeli jarum dan paku ini sudah ada sejak tahun 1990. Sampai sekarang, masyarakat juga masih mempercayai mitos ini. Kabarnya, larangan ini menyebar karena ada keterkaitannya dengan ilmu hitam.

Pada masa itu, banyak praktek ilmu hitam di daerah ini. Salah satunya adalah santet menggunakan jarum dan paku. Oleh karena itu, muncullah mitos larangan membeli jarum dan paku di malam hari.

Jika ada seseorang yang membeli kedua barang tersebut di malam hari, ada kecurigaan bahwa dia akan menggunakannya untuk melakukan santet. Konon katanya jarum dan paku untuk santet harus dibeli pada malam hari.

BACA JUGA: Air Ajaibnya Sembuhkan Berbagai Penyakit! Mitos Sumber Jenon di Malang

Toko-toko menolak pembeli paku dan jarum

Jadi, untuk menolak menjual paku dan jarum di malam hari, pedagang dan penjaga toko kelontong biasa beralasan bahwa barangnya kosong atau sudah habis. Selain toko kelontong, yang biasa jadi tempat membeli barang-barang itu adalah toko bangunan.

Meskipun tidak melayani menjual jarum dan paku, toko masih melayani penjualan barang-barang dagangan lainnya. Padahal toko terus buka pada jam tersebut dan stok jarum dan paku pun masih ada.

Biasanya lagi, para penjaga akan beralasan bahwa barang tersebut bisa dipesan besok hari. Jadi, mereka akan meminta pembeli untuk datang lagi besok. Alasan lainnya adalah karena di malam hari pegawainya sudah pulang.

Selain di Banyuwangi, kepercayaan ini juga berkembang di daerah Kalimantan dan Sumatra. Mitos larangan membeli jarum dan paku ini bahkan sudah menjadi kepercayaan turun-menurun dari zaman dahulu. Jadi, jika kalian sedang ada di Banyuwangi, jangan beli jarum malam-malam, ya!***

Ikuti Kami di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *